PT Rukindo Resmikan Mushalla Al – Ikhlas Di Yayasan Pendidikan Bangun Jakarta Utara

Jakarta – Deltahotnews.com – Sebagai wujud kepedulian sosial terhadap lingkungan khususnya pada masyarakat umumnya, PT Rukindo telah meresmikan Mushalla Al – Ikhlas di Yayasan Pendidikan Bangun Papanggo Jakarta Utara, pembangunan Mushalla ini merupakan program Corporate Social Resfonsibility ( CSR) PT Rukindo Tahun 2018.(25/1).Dilain itu, PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) akan meningkatkan kenerja usahanya melalui peningkatan jumlah kapal keruk. Untuk itu tahun ini dirancang pengadaan kapal jenis TSHD satu unit, berukuran 2000 sampai 4000 M 3.

“Soal ukurannya akan disesuaikan dengan potensi kegiatan keruk yang selama ini dijalanlan, seperti mengeruk di Pelabuhan Bengkulu, Pontianak, Palembang, Cirebon,” kata Direktur Utama PT Rukindo, M. Hadi Syafitri Noor, usai melakukan peresmian mushola Al Ikhlas di lingkungan sekolah SD, SMP, SMA Bangun di kawasan Papanggo, Jakarta Utara.

Selain itu, Apa yang diungkapkan, M. Hadi Syafitri itu terkait dengan semakin membaiknya kegiatan pengerukan dari anak perusahaan PT Pelabuhan Indonsia II / IPC itu akhir-akhir ini. Sebagian besar kegiatan mengeruk berlangsung untuk kegiatan perawatan kolam dari pelabuhan-pelabuhan milik IPC.

Membaiknya kinerja usaha Rukindo itu terlihat pada tahun ini yang pendapatannya sebesar Rp.219 Miliar, dari target 269 Miliar. Capaian labanya sebelum diaudit sebesar Rp 17, 2 miliar.”imbuhnya.

Sementara, diproyeksikan tahun 2019 ini kegiatan pengerukan sebagian besar masih merawat kolam pelabuhan-pelabuhan di IPC. Diantaranya yang sedang berjalan saat ini pengerukan di kolam pelabuhan Sunda Kelapa dan Tanjung Priok. Selain itu juga akan mengeruk pelabuhan Bengkulu dan pelabuhan lainnya yang sudah masuk jadwal perawatan kolam.

Ditargetkan tahun 2019 ini capaian pendapatan usahanya dari pengerukan sebesar 369 miliar dengan volume keruk sebesar 3.900.000 M3, dengan target laba Rp. 32 miliar. Adapun kapal yang dioprasikan diantaranya kapal keruk TSHD Kalimantan 2, kapal clamsel KK Bas, KK Batur dan sarana bantu dua unit berkapasitas 1000 M3 dan dua unit yang berkapasitas 500 m 3.

Selain menggunakan kapal sendiri, untuk menjaga pekerjaan sesuai jadwal Rukindo juga menggunakan kappa-kapal mitra pengerukan.

“Dari perkembangan kegiatan yang membaik ini, diharapkan kapal tambahan dari proses pengedaan bisa direalisasikan tahun depan, yang diproses tahun ini,” pungkas M. Hadi.
((Harley Sarpinas))

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here